Menemukan benjolan di ketiak sering kali langsung membuat panik. Pikiran buruk biasanya langsung muncul, mulai dari infeksi serius hingga penyakit berat. Padahal, dalam banyak kasus, benjolan di ketiak tidak selalu berbahaya dan bisa disebabkan oleh hal-hal ringan seperti iritasi atau infeksi kecil.
Namun, meskipun sering tidak berbahaya, tetap penting untuk memahami mana benjolan yang normal dan mana yang perlu diwaspadai. Area ketiak adalah wilayah yang sensitif, lembap, dan penuh kelenjar, sehingga sangat rentan mengalami peradangan.
Artikel ini akan membahas secara lengkap penyebab benjolan di ketiak, ciri-ciri yang perlu diwaspadai, serta cara menjaga kesehatan ketiak agar tetap bersih dan aman.
Kenapa Ketiak Mudah Muncul Benjolan?
Ketiak adalah area lipatan yang memiliki banyak kelenjar keringat, folikel rambut, dan kelenjar getah bening. Kondisi ini membuatnya menjadi tempat yang ideal bagi bakteri untuk berkembang, terutama jika kebersihannya tidak dijaga dengan baik.
Selain itu, aktivitas mencukur, gesekan pakaian, dan penggunaan produk yang terlalu keras dapat menyebabkan iritasi mikro pada kulit. Luka-luka kecil inilah yang sering menjadi pintu masuk bakteri dan akhirnya memicu peradangan berupa benjolan.
Faktor lain seperti sistem imun yang sedang menurun atau kulit yang sensitif juga bisa membuat ketiak lebih mudah bereaksi terhadap iritasi ringan.
Penyebab Umum Benjolan di Ketiak
1. Folikulitis atau Infeksi Akar Rambut
Ini adalah penyebab paling umum. Folikulitis terjadi ketika folikel rambut terinfeksi bakteri, biasanya setelah mencukur atau akibat pori-pori tersumbat. Benjolan biasanya kecil, kemerahan, dan kadang terasa nyeri saat disentuh.
Jika tidak dipencet dan dijaga kebersihannya, folikulitis biasanya bisa sembuh sendiri dalam beberapa hari. Namun, jika dibiarkan kotor atau sering digaruk, infeksi bisa membesar.
2. Kelenjar Getah Bening Membengkak
Ketiak adalah salah satu lokasi utama kelenjar getah bening. Saat tubuh sedang melawan infeksi (flu, radang, luka), kelenjar ini bisa membesar dan terasa seperti benjolan.
Biasanya benjolan ini:
-
Tidak merah
-
Bisa digerakkan
-
Terasa agak nyeri atau tidak sama sekali
Jika penyebab infeksinya sembuh, pembengkakan juga biasanya akan mengecil sendiri.
3. Iritasi Akibat Mencukur atau Gesekan
Pisau cukur yang tumpul, teknik mencukur yang salah, atau gesekan dari pakaian ketat bisa menyebabkan peradangan lokal. Peradangan ini bisa muncul sebagai benjolan kecil yang nyeri.
Ini adalah alasan kenapa ketiak perlu dirawat dengan lembut dan tidak diperlakukan kasar.
4. Penyumbatan Kelenjar Keringat
Kelenjar keringat yang tersumbat bisa membentuk benjolan seperti jerawat di bawah kulit. Biasanya terasa agak keras, nyeri, dan bisa membesar jika terinfeksi bakteri.
Ciri Benjolan yang Masih Normal
Sebagian besar benjolan di ketiak tidak berbahaya jika memiliki ciri berikut:
-
Ukurannya kecil
-
Tidak bertambah besar dengan cepat
-
Bisa mengecil sendiri dalam beberapa hari
-
Tidak disertai demam
-
Tidak keras seperti batu
-
Tidak berubah warna menjadi ungu atau hitam
Benjolan seperti ini biasanya hanya peradangan ringan atau reaksi sementara.
β οΈ Kapan Harus Khawatir dan Periksa?
Segera konsultasi ke dokter jika:
-
Benjolan tidak hilang lebih dari 2 minggu
-
Ukurannya terus membesar
-
Terasa sangat nyeri atau keras
-
Kulit di atasnya memerah panas
-
Disertai demam atau lemas
-
Benjolan tidak bisa digerakkan
-
Muncul nanah atau cairan aneh
Gejala-gejala ini bisa menandakan infeksi serius atau kondisi medis lain yang perlu penanganan profesional.
Apa yang Sebaiknya Dilakukan Saat Ada Benjolan?
Hal terpenting:
β Jangan dipencet
β Jangan digaruk
β Jangan ditusuk sendiri
Yang bisa dilakukan:
β
Jaga area tetap bersih dan kering
β
Kompres hangat 10β15 menit
β
Hentikan mencukur sementara
β
Gunakan produk perawatan yang tidak mengiritasi kulit
Pentingnya Menjaga Kebersihan Ketiak
Banyak kasus benjolan di ketiak berawal dari iritasi dan bakteri. Karena itu, perawatan harian sangat penting:
-
Bersihkan ketiak setiap mandi
-
Keringkan dengan baik
-
Hindari produk yang terlalu keras
-
Pilih deodoran yang tidak mengandung alkohol
Produk seperti Elumor Brightening Deo Spray dirancang dengan:
-
0% alkohol
-
Ada Antibacterial Active
-
Ada Niacinamide & Cybrightβ’ yang menenangkan kulit
Sehingga membantu mengurangi risiko iritasi dan infeksi yang bisa memicu benjolan.
Benjolan di ketiak tidak selalu berbahaya, tapi juga tidak boleh diabaikan. Sebagian besar disebabkan oleh iritasi ringan atau infeksi kecil, namun ada juga kondisi yang perlu pemeriksaan lebih lanjut.
Kunci utamanya adalah:
β Menjaga kebersihan ketiak
β Menghindari iritasi
β Menggunakan produk yang lembut
β Tidak mengabaikan tanda bahaya
Dengan perawatan yang tepat, sebagian besar masalah ketiak bisa dicegah sejak awal.